Kades Barana’ Jeneponto Diduga Jadi Pelaksana Proyek Irigasi, Ketua P3A Hanya Boneka Semata

Jeneponto // likeberita.News– Kepala Desa (Kades) Barana’ Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto, Haeruddin, diduga jadi pelaksana proyek pada pembangunan jaringan saluran Daerah Irigasi (D.I) Bone Cilla, milik Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) BARANA’ JAYA, dengan anggaran senilai RP.195.000.000, yang bersumber dari Dana APBN tahun 2023. Merupakan Program Kerja (POKER) Aspirasi Anggota Komisi V DPR RI, Fraksi Partai Golongan Karya (GOLKAR) Hamka B, Kady.

Proyek pembangunan Jaringan Irigasi untuk P3A BARANA’ JAYA, itu diakui Sekretarisnya, Sainuddin saat dikonfirmasi langsung oleh Tim Investigasi Lembaga Elang Hitam Nusantara Republik Indonesia (ELHAN RI) DPD Kabupaten Jeneponto, dilokasi pekerjaan Jembatan penghubung yang ada di Dusun Tombolo’ Desa Barana’ Senin, (2/10/2023).

“Sainuddin, mengakui dihadapan Tim ELHAN RI, bahwa proyek P3A BARANA’ JAYA, dirinya selaku Sekretaris dan Ketuanya adalah Taufik Hidayat anak dari kepala Desa Barana’. Namun Taufik hanya nama saja karena yang jadi pelaksana kegiatan yakni kepala Desa sendiri, dan pak Desa kebetulan yang memasukkan bahan material dilokasi pekerjaan.” Bebernya

“Selain itu, Sainuddin juga membeberkan, bahwa berdasarkan hasil monitoring evaluasi dan pengawasan dalam pelaksanaan pekerjaan pada program (P3 – TGAI) tahun 2023. Tim dari balai Satker BBWS Pompengan Jeneberang. memberikan Surat Intruksi Yang ditujukan kepada ketua P3A BARANA’ JAYA Taufik Hidayat. Terkait adanya pelaksanaan pekerjaan pasangan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.”Ungkapnya

“Ketua Lembaga Elang Hitam Nusantara Republik Indonesia (ELHAN RI) DPD Kabupaten Jeneponto, Ramil Sain, kepada media, Selasa (3/10/2023) menyampaikan, terkait bantuan proyek pembangunan jaringan Irigasi oleh P3A BARANA’ JAYA yang dikerjakan oleh Kepala Desa Barana’ dan bertindak Sebagai pelaksana kegiatan itu adalah suatu pelanggaran. Karena seharusnya ketua P3A sendiri yang menjadi pelaksana dan bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan pada bantuan Proyek tersebut. Sehingga kami menduga adanya kerjasama antara Kepala Desa Barana’ dan Pihak Satker Operasi Pemeliharaan (SDA) BBWS POMPENGAN JENEBERANG Provinsi Sulawesi Selatan, dalam hal ini PPK, KMB serta TPM itu sendiri.”

Ramil Sain mensinyalir, sikap Kepala Desa Barana’ Haeruddin dalam mengambil alih Hak posisi ketua P3A Taufik Hidayat yang notabene adalah anaknya sendiri, itu bertujuan demi kepentingan pribadinya untuk merauf keuntungan dengan cara mengendalikan kegiatan proyek P3A BARANA’ JAYA.”Tutupnya

“Sementara Kepala Desa Barana’ Haeruddin yang di hubungi melalui pesan via WhatsApp, guna untuk dimintai klarifikasinya. Namun pihaknya sama sekali tidak merespon hingga berita ini diterbitkan.” (Tim)

Bersambung…

Tinggalkan komentar

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai